Home
Administrator
Sejarah SMA Negeri 2 Bandar Lampung
SMA Negeri 2 Bandarlampung terletak di Desa Gotong royong Kecamatan Tanjung karang Pusat. Berdirinya SMA Negeri 2 Bandarlampung atas prakarsa guru-guru SMA Negeri 1 bersama dengan Persatuan Orang Tua Murid (POMG) sebagai pengembangan SMA Negeri 1 yang, pada waktu itu, merupakan satu-satunya SMA Negeri di kawasan Tanjungkarang-Telukbetung.
SMA Negeri 2 Bandarlampung yang didirikan pada tahun 1965 (35 tahun yang lalu) adalah sebagai tandingan dari SMA-SMA yang telah ada. Dengan gigih para pendiri dan pengasuh SMA Negeri 2 berjuang sehingga disahkannya SMA Negeri 2 Tanjungkarang ini menjadi SMA No. 308 dengan Surat Keputusan Menteri PD dan K No. 96/SK/B/III-65-66 Tanggal 17 Juli 1965.
Sekolah ini pertama kali dipimpin oleh Bapak Drs. Hi. Tabrani Daud dengan Wakil Kepala Sekolah Bapak Drs. Moh. Yasin Idris. Sedangkan Pengurus POMG yang pertama yang turut memperjuangkan sekolah ini dan banyak memberikan bantuan secara moral dan spiritual adalah Bapak R Moh. Sayid, sebagai Ketua; Bapak R.Rustam Effendi, sebagai Wakil Ketua, dan Bapak R. H. Saukat, sebagi Bendahara.Jabatan Bapak Tabrani Daud diserahterimakan setelah beliau diangkat menjadi Wali Kotamadya Tanjungkarang-Telukbetung oleh Menteri Dalam Negeri dengan SK No. Pemda/7/1/35/1969 tanggal 6 Februari 1969.
SMA Negeri 2 Tanjungkarang terletak bersebelahan dengan SMA Negeri 1 Tanjungkarang dan terakhir ditukar dengan STIKMA / STMA. STIKMA membangun lokal di Gotongroyong dan, setelah selesai, diberikan kepada SMA Negeri 2 Tanjungkarang, melalui Pemda Tk I Lampung, sebagai pengganti lokal dan tanah yang berada di Rawalaut. Penyerahan dari Pemda Tk. I Lampung ke pihak STIKMA berlangsung pada awal tahun 1970-an. Kemudian Pemda Tk. I Lampung, melalui anggaran untuk SMTA, membangunkan 4 lokal kelas baru dan perumahan guru di kompleks SMA Negeri 2 Tanjungkarang.
SMA Negeri 2 telah berkembang sangat cepat dan menjadi harapan masyarakat luas, yang mempercayakan putra-putri tercintanya untuk dididik di sekolah ini. Pada tahun 1969, di bawah pimpinan Bapak Drs. Hi. M. Yasin Idris, telah berkembang dengan mengesankan dan mengangkat keberadaan SMA Negeri 2 Bandarlampung menjadi salah satu sekolah unggulan dan menyaingi sekolah negeri dan swasta yang ada di Kotamadya Tanjungkarang-Telukbetung maupun di Propinsi Lampung. Hal ini ditandai dengan SMA Negeri 2 Bandarlampung selalu berada pada peringkat atas lulusan dan angka NEM tertinggi siswa SMA. Saingan terberat adalah SMA Xaverius untuk tingkat Kota Bandarlampung, serta SMA Negeri 1 Metro dan SMA Negeri 1 Punggur untuk tingkat Provinsi.
SMA Negeri 2 Bandarlampung berkembang menakjubkan dan terpaksa hanya menerima calon siswa baru dengan Nilai Ebtanas Murni tertinggi (42,00 ke atas) dari para pendaftar. Hal ini menyebabkan peluang calon siswa yang lain semakin kecil dan menimbulkan kecemburuan yang menyedihkan. Upaya memelihara kondisi kondusif tersebut merupakan tantangan nyata pada hari ini dan esok.




